Komisi III DPRD KBB Bahas Solusi Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Cisarua

BANDUNG BARAT — Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerima audiensi pengurus Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Pratama Guna Kecamatan Cisarua untuk membahas permohonan dukungan pembangunan jaringan pipanisasi air bersih. Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di RW 01, RW 02, dan RW 16, Jalan Kolonel Masturi, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua.

Anggota Komisi III DPRD KBB, Ade Wawan, mengatakan audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya mencari solusi atas keterbatasan pasokan air bersih yang masih dialami masyarakat, terutama saat musim kemarau. Menurutnya, Kecamatan Cisarua yang dikenal memiliki sumber mata air juga menghadapi penurunan ketersediaan air di sejumlah wilayah.

Ade Wawan menjelaskan, sumber air dari kawasan Cisarua dan Parongpong turut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, hingga Padalarang. Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terlebih ketika debit mata air dan aliran sungai mengalami penurunan saat musim kemarau.

BUMDesma Pratama Guna mengajukan dukungan pembangunan jaringan pipanisasi untuk membantu mengatasi kesulitan akses air bersih warga. Rencana tersebut membutuhkan jaringan pipa dari sumber air di kawasan Tulang Anjing menuju tempat penampungan dengan jarak sekitar sembilan kilometer. Berdasarkan pemaparan dalam audiensi, kebutuhan material diperkirakan mencapai 2.500 batang pipa paralon.

“Kami sudah menyampaikan solusi-solusinya, termasuk dengan pihak sumber daya air. Kami juga menyarankan agar perizinan ditempuh, mulai dari izin pengambilan air permukaan sampai izin jalur perpipaan. Jadi, ketika pengajuan disetujui dan bisa dilaksanakan, perizinannya sudah siap,” ujar Ade Wawan.

Selain mendorong kelengkapan perizinan, Ade Wawan menyarankan pengurus BUMDesma berkoordinasi dengan pihak terkait di bidang sumber daya air serta berkomunikasi dengan pengelola penyediaan air bersih yang telah berhasil menjalankan pembangunan jaringan serupa. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam menyiapkan aspek teknis dan administrasi sebelum rencana pipanisasi direalisasikan.

Ia menegaskan, Komisi III DPRD KBB akan berupaya mencari solusi atas aspirasi masyarakat terkait kebutuhan air bersih. Menurutnya, upaya tersebut merupakan ikhtiar untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih memadai, dengan tetap memperhatikan kesiapan teknis dan ketentuan perizinan.

Dukungan terhadap rencana pipanisasi ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak. Melalui koordinasi antara BUMDesma, pihak terkait, dan DPRD KBB, rencana tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur serta memperhatikan keberlanjutan pemanfaatan sumber daya air.

Berita Terkait