Seskoad Lakukan KKL Wilhan di DPRD KBB, Dalami Sinergitas Penanggulangan Bencana

Bandung Barat – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Wilayah Pertahanan (KKL Wilhan) di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Komponen Bangsa dalam Penanggulangan Bencana guna Memperkuat Ketahanan Nasional.”

Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 melakukan survei sosial untuk menggali potensi wilayah serta mengkaji mekanisme kolaborasi penanggulangan bencana antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD.

Letkol Inf Deni Sofyan menjelaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk mengetahui potensi wilayah, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Ia juga menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan mengkolaborasikan hasil penelitian dengan kondisi faktual di lapangan melalui interaksi langsung dengan pemangku jabatan.

“ Misi atau tujuan kita melaksanakan kegiatan KKL Wilhan di DPRD, yang pertama adalah kita mencari tahu untuk potensi-potensi wilayah yang ada, kemudian sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya, lalu kita mengkolaborasikan antara penelitian dan faktual di lapangan, sehingga kita perlu langsung ke lapangan baik itu di dalam tempat kejadian, kemudian dalam stakeholder-nya, di sini adalah kabupaten, kemudian di DPRD,” lanjutnya.

Deni juga mengungkapkan bahwa hasil wawancara dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat memberikan banyak masukan yang bermanfaat bagi penelitian mereka.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat H. Muhammad Mahdi menyampaikan bahwa kegiatan KKL Wilhan bertujuan menggali kondisi wilayah yang rawan bencana.

“KKL Wilhan tujuannya untuk menggali keberadaan Bandung Barat yang dalam tanda kutip itu banyak terjadi bencana. Harapannya, ketika TNI hadir ke tempat ini, kemudian mereka ingin tahu bagaimana cara penanganan bencana. Nah, itu tadi sudah disampaikan, yang pada intinya mereka itu akan membuat karya tulis ilmiah yang akan dituangkan urusan bencana, karena TNI itu punya konsern urusan bencana nasional seperti itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Dosen Pendamping KKL Wilhan, Kolonel Arm Irman Prasetyo, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran bagi perwira menengah dalam memahami sistem kebencanaan.

“Kita Seskoad sebagai lembaga pendidikan yang mencetak perwira menengah, mereka belajar tentang bagaimana birokrasi tentang kebencanaan ini, dari mulai tahapan mitigasi sampai dengan rehabilitasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan ke DPRD bertujuan untuk memahami proses perumusan kebijakan dan penganggaran terkait kebencanaan di daerah.

“Ke Dewan ini salah satunya kita ingin tahu bagaimana dalam merumuskan suatu kebijakan atau regulasi di pemerintah daerah, termasuk budgeting-nya,” pungkasnya.

Berita Terkait