Anggota DPRD KBB Tinjau Korban Bencana Longsor Pasirlangu

Bandung Barat – Bencana longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat, terutama keluarga korban yang kehilangan sanak saudara. Hingga Minggu pagi, (25/1/2026), sekitar 80 an warga dilaporkan masih tertimbun material longsor akibat curah hujan yang tinggi.

Proses pencarian dan evakuasi korban hingga kini masih terus dilakukan oleh berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI, Polri, BPBD serta para relawan. Tim gabungan menghadapi sejumlah kendala di lapangan, termasuk kondisi cuaca dan medan yang cukup sulit.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat Komisi IV, Jajang Sukmahari, menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas musibah yang terjadi. Ia menilai bencana tersebut menjadi peristiwa yang menggugah rasa kemanusiaan semua pihak. “Ini adalah keprihatinan bagi kita semua. Bencana ini menggugah hati kemanusiaan, dan Alhamdulillah solidaritas global serta nasional hadir di sini,” ujarnya.

Menurut Jajang, bencana yang terjadi secara berulang harus menjadi bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku manusia dalam memperlakukan alam. “Kita harus melakukan evaluasi ke dalam. Musibah ini tentu tidak lepas dari perilaku kita sendiri. Ke depan, kita harus memperbaiki cara kita bersinergi dengan alam agar bencana serupa tidak terulang lagi,” katanya.

Selain memberikan dukungan moral kepada para korban, Jajang bersama rekan-rekan anggota DPRD KBB juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak yang berada di pengungsian. Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Bantuan yang kami berikan berupa kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan pendampingan psikologis serta pemeriksaan kesehatan guna mempercepat pemulihan para korban,” pungkasnya.