Bandung Barat – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Amung Ma’mur, S.Ag., M.H., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (P3D) di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema strategi meningkatkan konsumsi ikan pada anak-anak, menyusul masih rendahnya tingkat konsumsi ikan dibandingkan dengan makanan instan seperti mi instan, sosis, dan kudapan asin.

Amung menilai pola pikir masyarakat, khususnya orang tua, perlu diubah. Menurutnya, ikan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan kecerdasan anak, terutama pada masa pertumbuhan.
“Strateginya mensosialisasikan terhadap masyarakan betapa pentingnya makan ikan karena ikan sumber protein paling utama untuk anak-anak. Karena orang tua dulu berpikiran dahar lauk sok cacingen, artinya doktrin di zaman Belanda,” ujar Amung.
Ia juga mengaitkan konsumsi ikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, ikan menjadi salah satu sumber protein utama yang sangat relevan dengan program tersebut.

“Salah satu program Pak Prabowo kan MBG, makan bergizi gratis. Salah satu poinnya kan di sana ada protein, terdiri mungkin dari daging dan ikan. Ini program yang sangat bagus dan sangat untuk mencerdaskan anak-anak,” katanya.
Amung menegaskan, kesadaran orang tua dalam memenuhi kebutuhan protein anak harus terus ditingkatkan. Oleh karena itu, literasi masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan perlu didorong secara berkelanjutan.
“Targetnya bagaimana pemerintah dapat mengubah pola pikir, terutama ibunya, agar bisa masak untuk keluarga menggunakan bahan bakunya ikan,” jelasnya.