Bandung Barat – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat menghadiri undangan Forum Guru Tendik, dan Kependidikan Kabupaten Bandung Barat (FGTK KBB) dalam kegiatan 1st Anniversary Guru PPPK Paruh Waktu bertajuk “Dedikasi Tanpa Batas Waktu”, yang digelar pada Sabtu, (17/1/ 2006), di Gedung Kopassus, Batujajar.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan tenaga pendidik dan diisi dengan rangkaian acara syukuran, mulai dari penampilan grup band hingga pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial.
Acara ini digagas sebagai ungkapan syukur setelah ribuan guru honorer resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, yang berlaku efektif sejak 1 Oktober 2025.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, Hj Nur Djulaeha S.IP, mengapresiasi kesabaran para guru honorer yang selama bertahun-tahun mengabdi tanpa kepastian status. Menurutnya, pengangkatan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga pendidik. “Mereka sangat bersyukur karena sebelum menerima surat keputusan, sebagian telah bertugas selama 5 hingga 20 tahun dengan status sebagai tenaga honorer,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan peningkatan status PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh melalui forum-forum resmi di DPRD Kabupaten Bandung Barat. “Kami terus memperjuangkan hak-hak mereka di Komisi IV. Alhamdulillah, saat ini mereka sudah berstatus ASN meskipun masih paruh waktu. Mudah-mudahan ke depan dapat ditingkatkan menjadi PPPK penuh agar status mereka lebih jelas,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H Muhammad Mahdi, S.Pd, turut mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam mengubah status guru honorer menjadi PPPK paruh waktu. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah tidak berhenti pada pengangkatan status semata. “Alhamdulillah, kami tidak hanya fokus pada pengangkatan status, tetapi juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan guna meningkatkan pengetahuan dan kualitas para guru,” ujarnya.
