Yayat Soemitra: Tak Ada Kaitan antara Gerhana dengan Perubahan Politik

10_0

Wakil Bupati Bandung Barat Drs. H. Yayat T. Soemitra menyatakan, Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dan Gerhana Matahari Parsial seperti terjadi di Pulau Jawa, termasuk di Bandung dan sekitarnya, tidak ada kaitannya dengan berbagai perubahan politik yang mungkin yang terjadi di Indonesia. Sebab, politik memiliki pakemnya sendiri, sedangkan gerhana merupakan fenomena alam dan dapat diteliti secara ilmiah.

“Kita kembalikan saja persoalan gerhana kepada agama. Karena kita tidak bisa mengetehui kehendak Allah, maka kita sebaiknya bershalat dan berdoa agar setiap peristiwa yang terjadi mendapatkan berkah dari-Nya,” kata Yayat Soemitra usai mengikuti Shalat Kusuf  di Masjid Ar-Ridwan, Jln. Raya Gadobangkong, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/3/2016) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, K.H. Yusuf Solihin.

Wakil Bupati Bandung Barat lebih mempercayai terhadap hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim yang menyatakan, “Sesungguhnya Matahari dan Bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda Allah. Tidaklah terjadi gerhana Matahari dan Bulan karena kematian seseorang atau karena hidup (lahirnya) seseorang. Apabila kalian melihat (gerhana) Matahari dan Bulan, maka berdoalah kepada Allah dan shalatlah hingga tersingkap kembali.”

Hadis tersebut menunjukkan bahwa, gerhana Matahari atau Bulan bukanlah kila-kila akan terjadinya peristiwa ini dan itu. Juga bukan pula akibat kematian seseorang atau kelahiran seseorang. Gerhana mutlak menunjukkan Kemahabesaran Allah. Itulah sebabnya, sikap yang terbaik adalah pasrah kepada Zat Yang Maha Pencipta.

Sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad saw., yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, gerhana justru harus menjadi momentum umat manusia lebih beramal saleh. Kata Rasulullah, saat terjadi gerhana, umat Islam hendaknya melaksanakan tujuh hal. Yaitu hendaknya melakukan shalat gerhana, berdoa, istighfar, takbir, zikir, bersedekah dan memerdekakan budak. (WA/Aryawan/Newroom Kabupaten Bandung Barat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *