DPRD

KUNJUNGAN KERJA KOMISI II KABUPATEN SERANG

IMG_0102[1]

Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Kabupaten Serang ke Kabupaten Bandung Barat  yang dilaksanakan pada tanggal 26  Agustus 2016 bertempat di Ruang Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bandung Barat. Rapat dihadiri oleh Ketua Fraksi Hanura KBB, Komisi II Kab. Serang, Kabid BPBD Bandung Barat serta Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Rapat dipimpin oleh Ketua Fraksi Hanura, Eber NH Simbolon, SH yang menjelaskan tentang lingkungan internal di DPRD Kabupaten Bandung Barat. Selanjutnya diberikan kesempatan kepada kordinator kunjungan Ir. H. Gembong R. Sumedi untuk menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, yaitu untuk mengetahui bagaimana penanggulangan bencana di Kabupaten Bandung Barat.

Rapat Paripuna Istimewa Masa Sidang Ke II Rapat Ke – 8

DSCN8501[1]

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bandung Barat Masa Sidang ke II Rapat ke – 8 pada tanggal 16 Agustus 2016 yang bertempat di Grand Hotel Lembang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Yth. AA Umbara Sutisna, S.IP, didampingi oleh para wakil ketua yaitu wakil ketua DPRD I Yth. H. Sunarya Erawan, S.IP, Wakil Ketua DPRD III, Yth. Samsul Ma’arif S. Ag, Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat, dihadiri oleh para Anggota DPRD, Forkompimda, Para kepala SKPD, para Wartawan Media Cetak, Para Camat , Ormas / LSM / OKP, DAN PUSDIKTER, serta tamu undangan lainnya, dan Rapat Paripurna terbuka untuk umum.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bandung Barat dimulai dengan sambutan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, S,Ip yang berisi tentang ajakan renungan dan mengenang perjuangan para pahlawan. Ketua DPRD juga mengingatkan bahwa modal utama pemerintahan daerah adalah perekonomian dan jumlah penduduknya.

DSCN8502[1]

 

Setelah dibuka, selanjutnya mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. Isi Pidato kenegaraan diantarnya yaitu penyampaian bahwa pembangunan infrastruktur di seluruh pelosok harus dilakukan guna memperkuat konektivitas nasional, Regulasi dan birokrasi yang sudah diperbaiki secara massif sehingga penerapan teknologi informasi dan telekomunikasi. Lalu paradigma pembangunan nasional yang diubah dari konsumtif menjadi produktif, serta penanganan di bidang terorisme.

Selain itu, Presiden RI juga menyampaikan fokus pemerintah pada tahun beriikutnya, yaitu 3 terobosan untuk pengentasan kemiskinan, pengangguran, ketimpangan dan kesenjangan sosial dengan cara percepatan pembangunan infrastruktur, penyiapan kapasitas produktif dan sumber daya manusia, dan yang terakhir yaitu deregulasi dan dibirokratisasi.

Agenda terakhir ditutup dengan doa dan ajakan dari Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna S,Ip.

 

 

Ketua DPRD KBB Keukeuh Minta Bupati Segera Mengganti Sejumlah Kepala Dinas

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aa Umbara menilai, Pemda KBB harus segera mengganti sejumlah kepala dinas. Pasalnya, buruknya kinerja sejumlah dinas menjadi penyebab Pemda KBB kembali mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ini masalah mental dan kinerja saja. Jika opini WDP itu persoalan asset, kenapa sudah tiga tahun tetap seperti ini? Saat sidang paripurna saja ngobrol, apalagi di kantor yang tidak terpantau oleh dewan. Saya belum bisa sebutkan dinasnya, karena tim di dewan sedang melakukan kajian,” Papar Aa saat ditemui di Gedung Pemda KBB, Ngamprah, Rabu (3/6/2015).

Jika tahun ini tidak ada perbaikan di jajaran eksekutif, lanjutnya, dewan pesimis tahun depan KBB mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

“Yang perlu diperbaiki itu prilaku dan mentalitas, kadang yang kerja, tapi ada juga yang hanya main-main. Komitmennya, kita saling meningkatkan kinerja baik di legislatif mau eksekutif, kita kerja bareng,” paparnya.

Aa menilai predikat WTP bukan hanya persoalan gengsi dan lebel. Menurutnya, WTP merupakan bukti bahwa sistem administrasi di KBB sudah sempurna tanpa pengecualian.

“Idealnya kita sudah dapat WTP. Tapi ini juga ada keterkaitan dengan Pemda Kabupaten Bandung tentang penyerahan aset. Beberapa kali kita lakukan pertemuan ke induk tapi tidak ada hasilnya, padahal seharusnya Pemda yang menyerahkan ke kita. Kalau induk mendapat WTP ya kita akan protes,” paparnya

Dendi Ramdani

Daftar Anggota DPRD Kab. Bandung Barat

BandungAktual.com — Anggota DPRD Kab. Bandung Barat (KBB) hasil Pemilu Legislatif 9 April 2014 didominasi wajah baru. Sebanyak 60 persen caleg baru lolos menjadi anggota DPRD KBB.

Daftar caleg yang lolos ini ditetapkan KPU KBB dalam rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih pemilu DPRD KBB 2014 di Kantor KPU KBB Senin (12/4/2014). PDIP meraih suara terbanyak dengan 12 kursi.

Daftar Anggota DPRD Bandung Barat Hasil Pemilu 2004

Dapil KBB 1 (Padalarang, Ngamprah, Saguling)
  1. Didin Rachmat (Partai Nasdem)
  2. Euis Rosdinar (PKB)
  3. Didik Agus (PKS)
  4. Sumarna Suryaningrat (PDI P),
  5. Deni Setiawan PDI P),
  6. Deden Suhendar (PDIP)
  7. Sunarya Erawan (Golkar),
  8. Maryono (Gerindra),
  9. Koswara Suzaenal (Demokrat),
  10. K Wahyu (PAN),
  11. Muhamad Dartiwa (PPP),
  12. Eber NH Simbolon (Hanura).
Dapil KBB 2 (Cililin, Batujajar, Cihampelas)
  1. Akhmad Kosasih (PKB),
  2. Aep Nurdin (PKS),
  3. Taopikurohman (PDI P),
  4. Yahya Subrata (Golkar),
  5. U. Suryana (Golkar),
  6. Tatang Gunawan (Gerindra),
  7. Iwan Setiawan (Demokrat),
  8. Dona Ahmad Muharam (PAN),
  9. Ade Roni (PPP),
  10. Teddy Heryadi (Hanura).
Dapil 3 (Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, Rongga)
  1. Ipong Sumpen (Nasdem),
  2. Alit Munawar (PKB),
  3. Bagja Setiawan (PKS),
  4. Yayat Sudyat (PDI P),
  5. Lilis Nurhayati (PDI P),
  6. Dadan Supardan (Golkar),
  7. Deden Kusuma Wijaya (Gerindra),
  8. Asep Ihsan Rosyadi (PPP),
  9. Saprudin Hidayat (PAN).
Dapil 4 (Cipatat, Cipeundeuy, Cikalongwetan)
  1. Jejen Jaenal Aripin (PDI P),
  2. Iwan Ridwan (PDI P),
  3. Ahmad Dahlan (PDI P),
  4. Cecep Sudrajat (Golkar),
  5. Sundaya (Gerindra),
  6. Cecep Lukman Nurhakim (Demokrat),
  7. Asep Bayu Rohendi (PAN),
  8. Sultan (PPP), Mohamad Rizwan (PKPI).
Dapil 5 (Cisarua, Parongpong, Lembang)
  1. Ade Wawan (PKB),
  2. Rismanto (PKS),
  3. Aa Umbara Sutisna (PDIP),
  4. Ida Widaningsih (PDI P),
  5. Rahmat Mulyana (PDI P),
  6. Ayi Sudrajat (Golkar),
  7. Hanes Lise (Gerindra),
  8. Pither Tjuandys (Demokrat),
  9. Inen Sutisna (PPP),
  10. Wawan Setiawan (Hanura).

Kabupaten Bandung Barat (KBB) adalah kabupaten baru di Provinsi Jawa Barat, Indonesia, hasil pemekaran Kabupaten Bandung. KBB ini berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang di sebelah barat dan utara, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi di sebelah timur, Kota Bandung di sebelah selatan, dan Kabupaten Cianjur di sebelah barat dan timur.  Jumlah penduduk Kabupaten Bandung Barat sekitar 1.400.000 jiwa. (PRLM/PR/Wikipedia).*